06/07/2015 ÿú Dalam konteks aksi terorisme di Indonesia maka kelompok radikal kanan menjadi pelaku dominan dengan tujuan utama meneruskan perjuangan berdirinya Negara Islam Indonesia.[1] Negara Islam Indonesia sebagai sebuah gerakan oleh Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo diproklamirkan pada 7 Agustus 1949 di Garut Jawa Barat.
tujuan membuat sebuah Negara Islam Indonesia. Dalam catatan sejarah gerakan ini berhasil ditumpas akan tetapi pada era Soeharto gerakan ini muncul kembali dengan model yang berbeda dan berafiliasi dengan militer dan intelijen di bawah pimpinan Ali Moertopo dengan beranggotakan mantan-mantan anggota DI /TII dan para simpatisan lainnya.;"